Alhamdulillah :’) – View on Path.

Siapa pun presiden yang terpilih, sejatinya yang perlu diucapkan adalah kalimat ‘innalillahi wa innaillaihi rajiun’. Karena datangnya beban amanah tidak seharusnya semarak dirayakan, melainkan dipertanggungjawabkan.
(via fadlillahocta)

Anjing-Anjing Neraka (?)

khoiriyalatifa:

Rasulullah SAW telah memperingatkan kita :

يَخْرُجُ قَوْمٌ مِنْ أُمَّتِي يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَيْسَ قِرَاءُتُكُمْ إِلَى قِرَاءَتِهِمْ بِشَيْءٍ وَلاَ صَلاَتُكُمْ إِلَى صَلاَتِهِمْ بِشَيْءٍ وَلاَ صِيَامُكُمْ إِلَى صِيَامِهِمْ بِشَيْءٍ
"Akan keluar satu kaum dari umatku yang membaca Al-Qur’an,…
Perjuangkan sampai habis, doa sampai nangis.

(Isni Dalimunthe, 2014)


THIS!!!

(via nophaega)

Cihuy! :D

(via isnidalimunthe)

THISSS!!!

(via fitriadytaa)

(via fitriarahmaani)

Cerpen : Bapak

Bapak adalah laki-laki paling khawatir saat anak perempuannya jatuh cinta. Ketika usia anaknya bertambah menjadi kepala dua. Bukan kepalang beliau siang malam memikirkan segala kemungkinan. Laki-laki seperti apa yang akan anak perempuannya nanti ceritakan. Cerita yang mau tidak mau seperti petir…

Tawadhu ialah bila setiap kali seseorang berjumpa dengan seorang muslim, ia menyangka bahwa orang itu lebih baik daripada dirinya
(via mujahidilmu)

Another reminder!

(via rizkarahmanita)

(via jiforjihan)

Belajar dari dahulu~ Kalau ada yang turun, bukan mereka yang salah~
Kau terlalu fokus ke duniamu~
Kau lupa amanah~ Kau lupa anak2 murid~ ah.. kau sudah banyak lupa~
We raise our hands... We speak one voice... We share same tears... We share the same feeling... We always stand with you To bring the freedom... One call We'll stand against Israeli occupation and aggression! And all of us... Fight for your freedom! Because, we are muslim! We are human! We are all Palestine!

tumbr1:

From Indonesia with love : “SAVE PALESTINE, SAVE GAZA!”

Taken at Bundaran HI, Jakarta - Friday, July 11th 2014.

Watch the full video here : Pro Palestine Rally in Jakarta

☆☆ Germany - 2014 World Cup Champion ☆☆

(via erstudio)

8lemahireng8:

TIDAK JUGA ENGKAU WAHAI RASULULLAH?

"Owalah" ucap Sodrun.

Sodrun bereaksi seperti itu karena sebelumnya deg-degan melihat video tautan yang berisi gambar pak Quraish Shihab dengan kalimat “Tidak benar Nabi Muhammad mendapat jaminan masuk surga.”

"Kenapa kok owalah Drun?"

"Ini lho, tak kira apa. Ternyata kalimat biasa. Kan emang gitu to haditsnya? Meden-medeni wae beritane."

"Kamu tahu ndak Su? hadits ini yang telah diajarkan Kyai Maksum tempo hari, agar Sodrun selalu rendah hati, ndak pongah, ndak sombong di hadapan Gusti. Jangan sampai kita ngandalin amalan kita dihadapan Allah. Sadar diri. Kita ini siapa."

~

Dalam hadits tersebut, Rasulullah ﷺ telah mewanti-wanti sekaligus memberikan contoh kepada kita untuk tidak mengandalkan amalan-amalan kita.

Jangankan kita, selevel Rasulullah saja masih tidak bisa menjamin dirinya sendiri dengan amalan-amalannya. Apalagi kita?

Cobalah kita tengok siroh Nabi, para Sahabat, apakah mereka merasa aman dengan amalan-amalannya? Tidak. Bahkan ketika mereka semakin beramal baik, mereka semakin takut kepada Allah.

Banyak diantara kita yang merasa shalih karena amal-amalnya, lantas merasa pantas untuk menghakimi orang lain sesat. Padahal ilmunya pun belum apa-apa.

Cobalah sesekali kita untuk tidak menjadi muslim yang AL4y, yang hanya copy-paste, menghakimi tanpa pengetahuan.

Kita kan bisa nengok takhrij (penjelasan hadits dari aspek derajat; sanad; dan periwayat) hadits ini. Lihatlah penjelasan hadits ini di dalam kitab Al Mahajjah bin Siyar Ad-Daljah karya Ibnu Rajab Al Hambali.

Menjadilah muslim yang cerdas dan berilmu, mencintai buku.

15 Juli 2014 – View on Path.

(via muamarsalim)