Bukan hanya sekadar malaikat, tapi ia juga sebagai bidadari~ Bukan hanya sebagai ummi, tapi ia juga sahabat sejati~ Bukan hanya bersatus ibu rumah tangga bagi kami, tapi ia guru yang mengajarkan kami mengaji~ Mengenalkan kami kepada siapa kami harus menyembah~ 

Ummi.. bagaimanapun sifat anak-anakmu yang teramat sering membuatmu tersusuk menangis, kau sempatkan mengusap kepala kami disaat kami tertidur, kau mencium kening kami disaat kami sakit, dan kau sempatkan mengingatkan kami untuk sholat, mengaji, dimanapun kami berada, dan kau pun teramat sangat peduli dengan apapun kedaan kami~

Kau bukan hanya sebagai ibu, tapi kau sebagai tempat penenang disaat kami tersendiri oleh dunia, termakan oleh sakitnya siksaan..

Ummi.. kami berjanji, akan kami bawakan mahkota terindah untukmu nanti. Akan kami berikan, juga untuk ayah mi..

Maaf, kami belum bisa membelikanmu rumah, mobil, atau benda gemerlap lainnya.. yang banyak kami berikan adalah kesusahan untukmu ummi T,T

Aku berharap, Tuhan memperpanjang umur kami, agar kami bisa menunaikan janji-janji kami untuk mu dan untuk ayah, agar kami bisa memberikan manfaat kepada sesama, seperti yang sering kau ajarkan kepada anak-anakmu..

Tanpa do’a mu ummi, aku bagai sampah brserakan di ibukota~ Diterbangkan oleh angin, tersapu hina oleh dunia. Begitu baiknya Tuhan memberikan kami malaikat didalam rumah, memberikan cahaya kepada hidup kami, mengasuh dengan ikhlas tanpa mengharap~

Bagi kami, Hari Ummi bukan jatuh tepat di tanggal 22 desember, tapi jatuh di setiap hari, di 360 hari itulah Hari mu Ummi..
jatuh disaat kami terlalu naif untuk bilang “aku sayang ummi karena Allah”, ah.. apa jadinya ketika kami serentak bilang ini kepada pemilik senyuman termanis didunia :D 

Ummi.. mungkin kami naif, atau apapun sebutan untuk pengecut seperti kami, tapi ummi.. kami tidak pernah lupa mendoakan kesehatan, keselamatan, perlindungan, bahkan apapun untukmu dan ayah didalam sholat kami.. Persis, seperti yang dahulu kau ajarkan kepada kami..

Itu mungkin belum cukup untuk membalas semua yang pernah engkau korbankan kepad kami, airmata kami bahkan tidak akan pernah cukup untuk menorehkan rasa terimakasih kami atas pengabdianmu yang tulus, emas setinggi gunug pun, kalah jauh dengan kasih sayangmu :’)

Terimakasih ummi, terimakasih bunda, terimakasih ibu, terimakasih wanita terindah.. Engkau akan selalu ada dihati dan do’a anak-anakmu..